Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget by ateonsoft.com

Sabtu, 21 Februari 2009

MEMBANGUN KOMUNIKASI MELALUI PROSES AKTIVITAS KOMUNIKASI



Komunikasi merupakan bagian penting dalam setiap gerak kehidupan kita baik sebagai indivdu, kelompok atau organisasi, khususnya bagi organisasi atau institusi yang mempunyai program-progaram untuk memajukan organisasi atau institusi itu sendiri maupun untuk kepentingan masyarakat pada umumnya..
Didalam program yang telah ditetapkan tersebut tanpa komunikasi yang baik antar unsur-unsurnya yang terlibat baik sebagai individu maupun organisasi tidak akan member keberhasilan yang memuaskan, oleh karena itu diharapkan adanya komunikasi yang b aik dalam segala aspek kehidupan masyarakat.
Komunikasi berasal dari kata Communi = sama, jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi adalah proses hubungan antar manusia untuk menyampaikan pesan, informasi, pemikiran atau gagasan dengan menggunakan cara dan sarana tertentu dalam ruangan dan waktu tertentu dimana proses hubungan tersebut
dapat saling mengerti atau dipahami satu sama lain.

Bagi antar individu komunikasi berarti, pesan yang akan disampaikan oleh komunikator (pengirim pesan)haruslah diterima dan dimengerti sama oleh komunikan (penerima pesan)
Bagi organisasi atau unsur-unsur yang terlibat dalam program komunikasi dapat berarti ; saluran untuk melakukan untuk mendorong motivasi dan merupakan perantara yang memungkinkan organisasi atau programnya mencapai tujuan. Dengan demikian dapat disimpulkan jika kita mengadakan komunikasi berarti ada tujuan yang dapat berupa ; 1). Kita menghendaki seseorang mengerti sesuatu dan kemudian berbuat sesuatu dan atau ; 2). Kita menghendaki seseorang berfikir atau merasakan sesuatu cara tertentu. Untuk mencapai tujuan seperti dimaksud maka harus ada proses akitvitas komunikasi yang pada prinsipnya
dapat digambarkan yaitu ; (1) komunikator merasakan suatu kebutuhan untuk melakukan komunikasi
kemudian disusunlah lembang, tanda atau symbol atau kata-kata ; (2) komunikator kmudian mengirimkan atau menyampaikan tanda-tanda tersebut melalui sarana/perantra komunikasi ; (3) penerima pesan, ketika mendengar, melihat, atau merasakan tanda-tanda itu kemudian member arti kepada tanda-tanda itu menjadi sebuah pikiran/ide yang memiliki makna ; (4) akhirnya komunikator dapat mengatakan telah
mengkomunikasikan pesannya jika terjadi reaksi dari komunikasi sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam komunikasi paling tidak ada 4 unsur penting yang harus diperhatikan, yaitu ; (1) unsur manusia yakni komunikator (yang menyampaikan pesan) dan komunikan (yang menerima pesan) ; (2) pesan (message) yang disampaikan ; (3) sarana atau media (channel) sebagai alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan ; (4) adalah efek (effect) yang merupakan pengaruh dari adanya komunikasi. Dari unsur-unsur tersebut, manusia adalah unsure sentral dalam komunikasi karena keberhasilan komunikasi
sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis pengalaman dan pendidikan, serta lingkungan social dari komunikasi dan komunikator. Kondisi psikologis ini misalnya seperti kondisi tertekan, bebas, marah, senang
dan sebagainya yang akan mempengaruhi kesanggupan dan kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu komunikasi yang efektif, sisi lain yang juga berpengaruh terhadap komunikasi yaitu tingkat pendidikan seseoarang dalam menerima pesan dan kemampuan menata alur berfikir dan perasaan ketika menyampaikan tanggapan atau umpan balik. Adapun lingkungan social seseorang akan berpengaruh terhadap tindakan yang berbeda pula dalam menerima pesan, mungkin seseorang akan merasa nyaman/enak jika di ajak
berkomunikasi dalam kelompok kecil dan sulit berkomunikasi dalam kelompok besar, seseorang yang sedang berada dalam kelompoknya sendiri akan bereaksi berbeda dalam merespon pesan dibandingkan jika kelompok lain, oleh karena itu untuk dapat berkomunikasi secara baik seseorang komunikator harus memperhatikan ketiga hal tersebut.

Variasi-variasi atau perbedaan-perbedaan di dalam masyarakat penerima penyampaian pesan komunikasi akan banyak sekali terjadi baik dari segi tingkat pendidikan, ekonomi, usia, jenis pekerjaan dan sebagainya
dimana semua itu menuntut keterampilan dan kearifan tertentu dalam berkomunikasi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Cheap Web Hosting